Nggak cuma punya batik yang keindahan dan kualitasnya sudah diakui dunia, Pekalongan juga punya banyak tempat wisata menarik loh. Dengan daerah yang memiliki kawasan hutan hujan tropis, Pekalongan memiliki banyak pilihan wisata alam, yang sebagian besar di antaranya berupa air terjun atau yang di sana dikenal dengan nama Curug. 

Salah satu yang sekarang sedang ngehits dan ramai dikunjungi oleh wisatawan adalah Curug Bajing. Air terjun ini terletak di Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriono yang bisa ditempuh dengan mudah dari pusat kota Pekalongan.

Negeri di atas awan
Sumber: curugbajing.blogspot.co.id
Daerah di sekitar Curug Bajing dikenal sebagai ‘negeri di atas awan’ karena terletak di tempat yang cukup tinggi. Berada di antara Pegunungan Serayu Selatan dan Kawasan Dataran Tinggi Dieng, membuat daerah sekitar Petungkriyono memiliki udara yang sejuk dengan ketinggian yang menembus awan. Inilah yang membuat daerah Petungkriyono disebut sebagai ‘negeri di atas awan’.

Dikelilingi Hutan Pinus
Sumber: jarangpanas.com
Di sepanjang jalur perjalanan, pemandangan yang bakal kamu dapatkan adalah hutan-hutan pinus yang sejuk. Aroma kayu dan daun pinus membuat udara di sepanjang jalur Pekalongan – Curug Bajing terasa sangat segar.
Jalur menuju Curug Bajing sudah diaspal halus, bisa dilalui oleh motor atau mobil pribadi. Meski jalurnya menanjak, perjalanan selama menuju Curug Bajing tidaklah sulit dan menyenangkan karena banyak pemandangan bagus di sepanjang rutenya. Juga ada banyak curug-curug kecil yang sama menariknya di sepanjang perjalanan. Namun yang paling indah, tentu saja Curug Bajing.

Tingginya 70 meter!
Di antara beberapa curug yang dilewati sepanjang perjalanan, Curug Bajing selalu menjadi kunjugan utama. Bukan tanpa alasan, curug ini adalah yang paling cantik dan tertinggi di antara semua curug lain yang ada di kawasan Petungkriono.

Sumber: youtube.com (Adam Hari Nugroho)
Dari jauh memang nampaknya curug ini tingginya biasa saja. Namun ketika didekati, ternyata Curug Bajing amat tinggi, sekitar 70 meter dari dasarnya. Hal ini membuat curah air terjun di Curug Bajing sangat deras, dengan arus yang juga sama derasnya di sungai yang ada di bawahnya.

Itulah mengapa, pengelola kawasan ini meminta agar anak-anak yang mandi di sungai kawasan Curug Bajing harus ditemani oleh orangtua. Karena selain arus yang deras, di sungai sekitar air terjun ini juga memiliki banyak bebatuan yang bisa membahayakan jika anak-anak tak didampingi orangtua.

Banyak Spot Foto

Sumber: instagram.com @sidik_desuarga
Seperti kebanyakan tempat wisata masa kini, Curug Bajing juga memiliki beberapa spot foto menarik. Seperti papan dengan bentuk cinta, dan beberapa tempat yang cantik buat selfie atau foto bareng rombongan.

Bagaimana Cara Menuju Curug Bajing?

Kalau kamu berangkat dari Jakarta, naik pesawat saja mumpung ada promo tiket pesawat murah ke Semarang. Dari Ibukota provinsi ini, kamu memerlukan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan darat untuk menuju Pekalongan. Dari pusat kota Pekalongan, lanjutkan perjalanan menuju terminal Doro. 
Dari sini, kamu bisa naik kendaraan tur khusus ke Curug Bajing yang menyediakan paket sekaligus makan siangnya. Namun jika kamu berangkat berombongan, nggak ada salahnya untuk menyewa mobil pribadi dari Semarang dan langsung menuju kawasan Petungkriyono.

Tiket masuk ke Curug Bajing sangat terjangkau, kurang dari Rp 10 ribu untuk sekali masuk. Fasilitas di dalam kawasan wisata ini pun lengkap, mulai dari area parkir yang luas, sampai warung dan musholla pun tersedia.

Sumber: zonalibur.com
Dengan pemandangan yang cantik, nggak heran kalau ada banyak wisatawan berburu promo tiket pesawat murah ke Semarang demi menuju Curug Bajing. Indahnya air terjun yang berada di atas awan adalah satu cara refresing yang menyenangkan.

Jangan lupa, sekalian cari promo tiket pesawat murah buat perjalanan pulangnya ya. Biar sisa budget pesawatnya bisa dipakai buat beli batik Pekalongan.