Photo Profile

Riana Dewie
Content Creator

Hi, perkenalkan saya Riana Dewie. Seorang freelancer yang senang menekuni banyak hal menarik, terutama dunia menulis dan media sosial. Terimakasih sudah singgah, terimakasih juga telah mengajak bekerjasama. Much love ...
Read More




Riana Dewie
Riana Dewie

Jastip dari Amerika: Untung atau Buntung? Ini yang Perlu Dihitung

Jastip dari Amerika bisa menguntungkan, tapi wajib hitung pajak, kurs, bagasi, biaya operasional, dan bea masuk agar margin gak habis.
jastip dari Amerika dengan berbagai produk titipan

Saya pernah melihat orang membawa pulang banyak barang dari luar negeri dan langsung membayangkan, “Wah, kalau dititipkan pasti lumayan, nih.” 

Hahaha.... Dari luar memang kelihatannya sederhana: ada yang pesan, kita belikan, lalu dapat keuntungan.

Konsep jastip dari Amerika memang menarik. Amerika punya banyak pilihan produk yang sulit ditemukan di Indonesia, mulai dari fashion, sepatu, kosmetik, gadget, sampai barang koleksi. 

Belanja barang dari Amerika juga bisa terasa menggiurkan ketika sedang ada diskon besar.

Tapi, bisnis jastip Amerika ternyata gak sesederhana memotret barang, menerima transfer, lalu memasukkannya ke koper. 

Ada sales tax, kurs dolar, biaya bagasi, transportasi, pajak impor, sampai aturan kepabeanan yang perlu masuk hitungan.

Jadi, sebelum menjadikan jasa titip sebagai usaha jastip dari Amerika, yuk bongkar satu per satu biayanya.

Jastip dari Amerika Dimulai dari Produk yang Tepat

Langkah pertama dalam cara jastip dari Amerika adalah memilih barang yang memang punya peluang keuntungan. Jangan buru-buru tergoda karena melihat label harga yang tampak lebih murah.

Cari Selisih Harga yang Masuk Akal

Produk yang sedang diskon, barang eksklusif, edisi terbatas, atau item yang belum banyak tersedia di Indonesia bisa menjadi pilihan menarik.

Oh ya, membandingkan harga barang Amerika vs Indonesia sebaiknya dilakukan sebelum menerima pesanan, bukan setelah barang sudah masuk koper.

Misalnya, sebuah produk di Amerika dibanderol US$100. Setelah dikonversi ke rupiah, angka tersebut mungkin terlihat murah. 

Namun, masih ada sales tax Amerika, biaya transportasi menuju toko, biaya bagasi, hingga biaya operasional lain.

Kalau semua sudah dihitung dan harga akhirnya ternyata cuma beda sedikit dengan harga di Indonesia, margin keuntungan tentu ikut menipis.

Menurut saya, bagian ini justru menjadi dasar penting dalam cara menghitung harga jastip. Harga di etalase hanyalah titik awal, bukan harga akhir.

Oh ya, saya pribadi akan lebih nyaman menawarkan barang yang sudah jelas ada peminatnya daripada membeli banyak stok hanya karena merasa harganya murah.

Jangan Lupa Sales Tax dan Kurs Dolar

Setelah menemukan produk, ada dua hal yang sering luput dari perhatian: pajak penjualan dan nilai tukar.

Harga Label Bukan Selalu Harga Bayar

Di Amerika, harga yang tertera pada label belum tentu menjadi nominal yang dibayar di kasir. Sales tax dapat berbeda berdasarkan negara bagian maupun yurisdiksi setempat.

Artinya, produk yang sama bisa menghasilkan total pembayaran berbeda ketika dibeli di lokasi yang berbeda.

Jadi, untuk menghitung biaya jastip dari Amerika, catat harga aktual saat transaksi. Jangan hanya berpatokan pada screenshot harga dari website atau angka yang tertulis di rak.

Kurs Juga Bisa Mengubah Margin

Faktor berikutnya adalah kurs USD. Nilai tukar dolar yang berubah dapat membuat perhitungan bisnis jastip Amerika ikut bergeser.

Misalnya, pelanggan membayar berdasarkan kurs tertentu hari ini, tetapi pembelian baru dilakukan beberapa hari kemudian. Jika nilai tukar berubah cukup jauh, margin yang tadinya terlihat aman bisa ikut menyusut.

Oh ya, menurut saya, menetapkan batas waktu pembayaran pelanggan adalah salah satu cara sederhana untuk mengurangi risiko perubahan kurs dolar untuk jastip.

Pelaku jasa titip juga perlu memperhitungkan biaya perjalanan, biaya bagasi, hingga ongkos lain selama mencari barang. Semakin banyak komponen biaya yang diabaikan, semakin sulit mengetahui keuntungan bisnis jastip yang sebenarnya.

Dan setelah melewati sekitar setengah perjalanan perhitungannya, jangan lupa satu biaya lagi: pengiriman dari amerika ke indonesia. Jika barang gak dibawa langsung oleh penyedia jastip dan dikirim menggunakan jasa logistik, ongkos tersebut wajib masuk ke harga jual.

Oh ya, untuk barang bernilai cukup tinggi, pelaku jastip juga bisa mempertimbangkan produk asuransi yang sesuai untuk memberikan perlindungan terhadap risiko tertentu selama perjalanan atau proses pengiriman.

Pahami Aturan Barang Bawaan dan Bea Masuk

Nah, ini bagian yang menurut saya paling penting. Jangan sampai bisnis jastip sudah ramai pesanan, tetapi perhitungannya mentok ketika barang tiba di Indonesia.

Saat ini, Bea Cukai memberikan pembebasan bea masuk untuk barang pribadi penumpang dengan nilai pabean paling banyak US$500 per orang untuk setiap kedatangan. Untuk kelebihan nilai tersebut, ada pungutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi: barang jastip bukan otomatis dianggap barang pribadi penumpang.

Bea Cukai secara khusus menjelaskan bahwa barang impor selain barang pribadi penumpang, termasuk barang untuk jastip, memiliki perlakuan berbeda. Untuk barang impor selain barang pribadi, FAQ Bea Cukai saat ini mencantumkan tarif bea masuk 10%, PPN 12%, dan PPh 5%, dengan ketentuan impor serta larangan dan pembatasan yang tetap berlaku.

Jadi, batas US$500 gak bisa dijadikan patokan tunggal untuk menghitung batas barang bawaan dari Amerika jika barang tersebut memang dibawa untuk keperluan jastip.

Oh ya, perbedaan antara barang pribadi penumpang dan barang untuk dijual kembali ini penting banget karena bisa memengaruhi total biaya serta margin usaha.

Hitung Harga Jastip, Jangan Sekadar Tebak

Setelah semua komponen diketahui, barulah kita bisa menentukan harga jual jastip.

Salah satu rumus sederhana yang bisa digunakan adalah:

Harga jual = harga barang + sales tax + biaya operasional + biaya kepabeanan jika ada + margin keuntungan

Biaya operasional dapat meliputi transportasi menuju toko, pengemasan, bagasi tambahan, hingga biaya pengiriman kepada pelanggan.

Untuk jasa titip Amerika ke Indonesia yang menggunakan pengiriman internasional, perhitungan juga perlu mempertimbangkan berat, volume, jenis barang, serta layanan logistik yang dipilih.

Pilih Barang yang Praktis Dibawa

Barang berukuran besar dan berat tentu membutuhkan ruang lebih banyak. Jika kapasitas bagasi terbatas, biaya tambahan bisa membuat keuntungan makin kecil.

Sebaliknya, barang yang relatif kecil, ringan, bernilai cukup tinggi, dan punya permintaan jelas biasanya lebih praktis untuk dibawa.

Fashion item tertentu, aksesori, barang koleksi, atau produk edisi terbatas dapat dipertimbangkan selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Sebelum menerima pesanan, cek juga apakah barang tersebut termasuk kategori yang dilarang atau dibatasi. Ketentuan kepabeanan gak hanya berkaitan dengan nilai barang, tetapi juga jenis barang yang masuk ke Indonesia.

Hihihihi.... Jangan sampai pelanggan sudah transfer, barang sudah dibeli, eh baru sadar produknya punya aturan khusus.

menghitung biaya jastip dari Amerika
Menghitung biaya jastip dari Amerika (freepik.com)

Jadi, Jastip Amerika Untung atau Buntung?

Pada akhirnya, jastip dari Amerika memang bisa menjadi peluang usaha. Namun, hasilnya sangat bergantung pada cara kita menghitung seluruh biaya.

Harga barang yang murah belum tentu menghasilkan keuntungan besar. Ada nilai tukar dolar, sales tax, biaya transportasi, bagasi, ongkos kirim internasional, pajak barang dari Amerika, hingga bea masuk barang dari Amerika yang perlu diperhitungkan.

Konsep yang bisa digunakan adalah menghitung landed cost, yaitu total biaya yang dikeluarkan sampai barang siap diserahkan kepada pelanggan.

Oh ya, saya rasa transparansi juga penting dalam bisnis jasa titip. Pelanggan akan lebih mudah memahami harga jika kita bisa menjelaskan bahwa harga jastip bukan sekadar harga barang di toko Amerika ditambah sedikit keuntungan.

Kalau setelah seluruh biaya dihitung masih ada selisih harga yang menarik, produk tersebut bisa dipertimbangkan. 

Sebaliknya, jika margin baru terlihat besar karena pajak, ongkir, atau biaya kepabeanan belum dimasukkan, perhitungannya perlu dikaji ulang.

***

Jadi, sebelum membuka pre-order jastip Amerika, lakukan riset produk, cek aturan impor, hitung modal jastip, dan pastikan margin keuntungan memang realistis. 

Dengan begitu, usaha jastip dari Amerika bukan cuma terlihat menguntungkan di awal, tetapi juga punya perhitungan yang lebih sehat sejak transaksi pertama.


Posting Komentar

Hi, terimakasih atas kunjungannya. Silakan bertanya atau berdiskusi dengan menulis di kolom komentar.